Tuesday, April 30, 2013

Ciri-ciri Bibit Ikan Lele Yang Baik

Ciri-ciri bibit ikan lele yang baik untuk budidaya ikan lele di kolam terpal ataupun di kolam tanah terutama jenis sangkuriang sangat perlu diketahui oleh setiap petani ikan ini. Kesuksesan bisnis ikan lele sangat bergantung pada kualitas bibit yang dipilih, semakin baik bibit maka semakin kecil resiko kerugian yang akan ditanggung. Secara analisa rugi laba jelas terlihat bahwa bibit termasuk salah satu faktor produksi terpenting selain pakan dan obat-obatan ikan lele. Untuk itu kali ini akan kita buat ciri-ciri bibit ikan lele yang baik secara garis besar dan dapat dianalisan secara kasat mata.

Pergerakan bibit lele yang lincah, jika bibit lele terlihat lemas dan kurang pergerakan atau pergerakannya hanya maju mundur saja maka sebaiknya ikan lele ini tidak dibeli. Pergerakan yang lincah yang dimaksud disini adalah gerakan berenang yang aktif dan sangat responsive. Cara menentukan responsive atau tidak adalah dengan memasukkna ujung jari ke wadah penampung bibit, atau mencemplungkan batu kedalam wadah bibit, jika bibit lele tersebut aktif maka mereka akan sangat respon terhadap tindakan tersebut.

Permukaan badan yang mulus dan sewarna, jika anda menemukan bibit lele yang permukaan kulitnya lecet-lecet sebaiknya bibit ini jangan dibeli. Bibit lele yang baik memilii warna tubuh yang sewarna (umumnya cokelat tua atau hitam kemerah-merahan). Semakin banyak lecet pada permukaan tubuh bibit lele maka semakin tinggi resiko kematian lele tersebut.
arah pergerakan bibit ikan lele
Mampu bergerak melawan arus yang lembut, cara menentukan hal ini terhadap bibit lele adalah dengan memiringkan wadah bibit ikan lele secara perlahan, jika secara umum atau sebahagian besar bibit bergerak melawan arus yang tercipta maka dapat disimpulkan bibit tersebut dalam keadaan baik. Sebaliknya sebagian besar bibit ikan lele langsung terbawa arus maka sebaiknya bibit ini jangan dibeli.

Perhatikan juga kelengkapan dari bagian tubuh bibit tersebut, adapun bagian-bagian bibit ikan lele yang baik adalah; badan, 2 pasang sirip bawah (bagian leher dan tengah badan), sirip punggung sepanjang badan, sungut yang lengkap (4 pasang). Semakin sempurna bagian-bagian tubuh bibit lele maka semakin baik nilai bibit tersebut. Jangan membeli bibit lele yang cacat atau ada bagian dari tubuh yang tidak sempurna.

Jika keempat hal diatas sudah diperhatikan secara seksama dan memiliki nilait yang baik maka mudah-mudahan anda tidak akan memilih bibit ikan lele yang salah atau lemah. kesehatan bibit akan mempengaruhi hasil panen, jika kita memilih bibit yang salah ada kalanya kita membuang-buang pakan saja dalam memeliharanya sebab sering ditemukan seorang petani dimana ikan lele yang dipelihara adalah jenis lele kerdil.


Related Post



Tulisan di blog ini dapat anda sebar luaskan melalui media apapun, dengan syarat mencantumkan alamat halaman artikel di blog peternakan ini sebagai sumber.