Sunday, February 10, 2013

Penyakit pada ternak

Penyakit Pada Ternak

Penyakit pada ternak sangat banyak jenisnya, hampir sama banyak dengan penyakit pada manusia. Seorang peternak harus mengetahui beberapa penyakit yang sering terjadi baik pada sapi, kerbau, kuda, domba, kambing, ayam, itik, kelinci, dan hewan peliharaan. Peternakan besar umumnya sudah menggaji orang yang kerjanya khusus menangani dan mengawasi penyakit ini, namun pada usaha kecil biasanya penyakit ini akan ditangani sendiri terlebih dahulu dengan pengetahuan seadanya dan selanjutnya bila merasa keadaan gawat maka mereka akan memanggil petugas kesehatan hewan. Tanpa pengetahuan maka sangat berbahaya melakukan penangan kesehatan hewan. Oleh karena itu setiap peternak haruslah mengetahui beberapa cirri-ciri penyakit hewan.


Berikut ini beberapa penyakit pada ternak:
Ternak sapi:
  1. Demam 3 hari: penyakit ini diakibatkan oleh sengatan serangga sejenis lalat terhadap ternak, biasanya sapi akan langsung kehilangan nafsu makan, air susu kadang spontan berhenti, dan umumnya jika kena penyakit ini akan ambruk atau tidak sanggup berdiri. Ciri lainnya adalah adanya lendir atau ludah yang sering keluar dari mulut sapi selain. Penyakit ini tidak terlalu mematikan, dan karkas hewan terkena penyakit ini dapat dikonsumsi
  2. Scabies, scabies ini sejenis korengan atau kurapan pada sapi, pada kasus yang akut kulit sapi akan mengeras dan sangat sulit untuk di kembalikan kepada keadaan normal, akibat scabies ini biasanya ternak akan kehilangan bulu pada daerah yang terserang. Scabies ini diakibatkan oleh parasit sejenis kutu dalam ukurtan sangat kecil. Untuk menangani scabies ini sebaiknya diserahkan kepada petugas kesehatan hewan. Daging sapi yang terkena scabies aman dikonsumsi.
  3. Bloat (kembung), panyakit kembung pada sapi sering juga disebut dengan masuk angin atau Timpany merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya bagi sapi, kematian akibat kembung pada sapi ini sangat tinggi, oleh karena itu perlu penanganan yang cepet oleh peternak ataupun petugas kesehatan hewan. Untuk pertolongan pertama peternak dapat memberikan ½ liter minyak goreng ditambah dengan minyak angin dan dicampur secara merata setelah itu diminumkan.

Penyakit pada kambing dan domba hampir sama dengan penyakit pada sapi, berikutnya adalah penyakit pada unggas (ayam, dan itik)
1. Gumboro
2. CRD
3. flu burung
Gumboro dan CRD ini sering sekali ditemukan pada peternakan ayam potong, untuk mencegah penyakit CRD dan gumboro ini dapat dilakukan dengan vaksinasi pada ayam sesuai dengan usia yang dianjurkan oleh petugas kesehatan ternak. Vaksinasi pada ayam dapat dilakukan dengan sistem minum, suntik dan tetes.

Penyakit pada ayam ini umumnya sangat berbahaya dan terkadang cepat menular ke ayam-ayam lainnya, inilah yang sering menyebabkan seorang peternak rugi total karena kelalaian dalam melaksanakan vaksinasi. Sering kita temukan ayam yang mati satu kandangnya, bagaimana mungkin bisa memperoleh keuntungan bila kejadian seperti itu terjadi. Ini jugalah yang menyebabkan banyak orang enggan beternak ayam.

Namun tidak bisa dipungkiri juga keuntungan dari ternak ayam ini dapat diperoleh dalam waktu yang sangat singkat, bayangkan saja ayam broiler saat ini umur panennya hanay mencapai 35 hari dapat mencapai 1,8 Kg. Bila dibandingkan dengan sapi yang harus dipelihara minimal 1,5 tahun tentu perputaran uang jauh lebih cepat pada ternak ayam ini.


Related Post



Tulisan di blog ini dapat anda sebar luaskan melalui media apapun, dengan syarat mencantumkan alamat halaman artikel di blog peternakan ini sebagai sumber.