Sunday, February 10, 2013

HMT - Hijauan Pakan Ternak

Yang dimaksud dengan HMT atau hijauan makanan ternak adalah hijauan atau rumpu-rumputan yang memiliki angka kecukupan gizi yang tepat untuk ternak ruminansia, tidak semua rumput dapat dikategorikan hijauan makanan ternak. Untuk itu peternak perlu menanam sendiri rumput-rumput unggul yang dikategorikan sebagai HMT tersebut. Beberapa jenis HMT ini ada yang berasal dari Indonesia dan banyak juga yang didatangkan dari luar negeri dan dikembangakan di Indonesia.

Pakan adalah sumber gizi bagi ternak dan pakan ini merupakan kebutuhan primer satu-satunya pada ternak berbeda dengan manusia yang memiliki tiga kebutuhan primer, Pakan ini berguna untuk pertumbuhan serta produksi. Pakan yang bisa dikategorikan HMT adalah rumput atau hijkauna yang memiliki nilai kandungan gizi yang cukup sesuao kebutuhan ternak khususnya ruminansia. Secara garis besar pakan ternak ruminansia bisa dibedakan menjadi dua yangni pakan serat dan pakan penguat, pakan serat ini diataranya dalah rumput (HMT) dan penguat adalah konsetrat. HMT sebaiknya dipotong pada usia yang tepat, sebab jika Hijauan makan ternak tersebut terlalu tua maka kualitasnya akan semakin buruk.

Beberapa rumput unggul yang dapat diguanakan untuk hijauan makanan ternak ruminansia :

Rumput Benggala atau bahasa latinnya Panicum maximum, ciri-cri rumput ini diantaranya; Tingginya dapat mencapi 2 meter, berbulu dan disukai oleh ternak.

Rumput Gajah atau bahsa latinnya Pennisetum purpureum, dengan ciri-ciri yang hampir sama dengan rumput benggala hanya saja daun rumput gajah lebih lebar serta bulu yang lebih sedikit

Setaria rumput ini lebih pendek dari kedua rumput diatas, kelebihan dari rumput ini mudah dikembang biakkna didaerah kering sekalipun dan sangat disukai oleh ternak.

Rumput raja atau sering juga disebut dengan King Grass, rumput ini mirip dengan rumput gajah hanya saja rumput raja ini memiliki bulu yang lebih sedikit daripada rumput gajah dan tidak berbunga.

Cara menyesuaikan penanaman Hijauan makan ternak ini dengan mauknya ternak ke kandang atau perenakan harus di perhatikan, sebaiknya sebelum ternak dimasukkan ke peternakan rumput sudah ditanam sebulan sebelumnya sehingga ketika ternak(sapi, kerbau atau kambing) masuk ke peternakan peternak tidak kebingungna lagi mencari makan untuk ternak mereka.

Bibit hijauan makan ternak yang telah kita sebutkan diatas; rumput gajah, benggala, raja dan setaria sekarang ini sangat mudah didaptkan, sudah banyak masyarakat yang menanam rumput ini untuk makanan ternak mereka. Sebaiknya peternak memanfaatkan semua lahan kosong untuk dijadikan sebagai tempat menanam makan ternak ini, diantaranya seperti halaman atau pekarangan rumah, pagar sawah atau ladang atau pinggir jalan menuju ladang peternak, selain di tempat-tempat yang memang khusus disediakan untuk menanam makanan ternak ini.

Saat ini tidak sedikit masyarakat yang malah menjadikan hijauan makanan ternak ini sebagai usaha sampingan, mereka secara khusus menanam rumput unggul ini dan menjualnya kepada para peternak ruminansia. Memang bisnis hijauan makanan ternak ini dapat dikatakan salah satu bisnis yang menjanjikan sebab untuk merawat rumput unggul ini tidak dibutuhkan perlakuan khusus. Umumnya semua rumput unggul ini memiliki sifat rumput kebanyakan yakni sangat mudah tumbuh dimana saja bahkan tanpa adanya pemupukan sekalipun. Harga hijauan makanan ternak saat in tidak bisa dibilang murah karena per 25 Kg dijual dengan harga Rp.10.000,- ini berarti untuk satu ekor sapi dewasa dibutuhkan biaya pakan minimal Rp. 10.000/ hari.


Related Post



Tulisan di blog ini dapat anda sebar luaskan melalui media apapun, dengan syarat mencantumkan alamat halaman artikel di blog peternakan ini sebagai sumber.