Showing posts with label kelinci. Show all posts
Showing posts with label kelinci. Show all posts

Pakan kelinci dari berbagai sayuran dan rumput


Beternak kelinci gampang-gampang susah, mudah dikembang biakkan tapi susah dipasarkan. Banyak peternak mengeluh akan sulitnya penjualan kelinci, mulai kesusahan ketika jumlah pengeluaran untuk pakan setiap waktunya bertambah. bagaimana tidak, kelinci termasuk hewan rakus dan mampu berkembang biak dengan cepat. Seekor kelinci bisa beranak 2 kali setahun dengan jumlah anak lebih dari satu tiap kelahiran. Jika tidak ada kontrolinng serta pemasaran yang baik bisa dipastikan kerugian akan didapat peternak.


Cara Merawat Kelinci Dengan Baik Dan Benar


Kelinci merupakan salah satu mamalia, bisa digolongkan hewan ternak, karena memiliki nilai ekonomis. Peluang usaha ternak kelinci cukup besar terutama untuk budidaya, mengingat saingan yang belum sebanyak peternak lele. Sebenarnya merawat kelinci tidak sulit, bahkan ada beberapa peternak saya jumpai mengeluhkan pertambahan populasi terlalu cepat pada usaha ternak kelinci yang mereka jalani. Memang benar hewan satu ini sangat mudah berkembang biak, asal kita melakukan perawatan yang baik dan benar.


Cara Beternak Kelinci


Kelinci bisa dikategorikan hewan peliharaan dan ternak potong, karena daging kelinci ternyata cukup diminati masyarakat terutama untuk panganan berbentuk sate kelinci. Nilai ekonomis budidaya kelinci sangat bergantung pada tata cara beternak yang dilakukan terutama menyangkut masa panen dan pemasaran. Kita tahu bahwa kelinci merupakan salah satu hewan yang paling produktif dalam berkembang biak, oleh karena itu jika kita ingin memulai bisnis ini ada baiknya pastikan terlebih dahulu pasar yang akan menampung produksi (panen).

Dari pengalaman seorang teman di kantor saya dulu menyetakan bahwa kebangkrutannya beternak kelinci bukan karena kematian atau penyakit, tapi kerugian diakibatkan karena tidak adanya pasar yang pasti mau menampung produksi. Untuk dapat kita ketahui bersama bahwa seekor induk mampu menghasilkan anak hingga 12 ekor dalam tempo 2 bulan, buatlah rata-rata kelahiran 4 ekor saja dalam 2 bulan berarti setahun anda akan memperoleh kelinci sebanyak 24 ekor dari seekor induk saja.

Jika pasar mememag selalu ada maka ternak kelinci ini akan sangat menguntungkan, sebab sangat mudah dikembang biakkan, namun jika pasar di daerah anda sangat tidak pasti saya sarankan jangan jadikan sebagai usaha, sebab biaya pakan dan pemeliharaan akan sangat membebani.

Cara sederhana beternak kelinci

  1. Jika kita ingin memelihara atau beternak kelinci mulai dari anakan maka sebiknya kandang yang kita sediakan adalah kandang baterani yang diberi litter.
  2. Namun jika kita langsung membeli indukan, maka cukup dibangun kandang baterai saja.
  3. Ukuran box baterai kandang kelinci yang bisa digunakan untuk semua jenis kelinci 70 x 50 x 60 cm. (panjang x lebar x tinggi) ini bisa memuat 5 ekor. Namun jika kita ingin megembang biakkan maka dalam satu box kandang cukup diisi dengan sepasang.
  4. Siapkan pakan atau makanan kelinci. Jika ingin praktis cukup membeli pelet dan ditambahkan dengan sedikit hijauan makanan ternak yang cocok untuk kelinci. Adapun beberapa hijauan yang cocok untuk makanan kelinci; leguminoseae (daun kacang-kacangan), sayuran (kangkung dan wortel), rumput unggul yang masih muda, daun ubi (baik umbi jalar maupun ketela). selengkapnya lihat di sini.
  5. Sebaiknya dalam kandang diberi penerangan lampu listrik
  6. Obat-obatan yang harus selalu siap sedia yang paling utama adalah vitamin C dan antibiotik.
  7. Kontrol untuk kelinci dewasa cukup 2 kali sehari sekali di pagi hari dan sekali di sore hari. Kontrol dilakukan sekalian memberi makanan. Sedangakan untuk anakan sebaiknya dikontrol sesering mungkin.
kelinci dan sayuran


Itulah gambaran garis besar yang paling pengting dipersiapkan dalam beternak kelinci. Sekali lagi saya pesankan bahwa budidaya ini bukan perkara yang sulit bila dibandingkan dengan sapi atau bebek, selain itu kelinci sangat produktif dan bisa dikatakan gemar beranak. Oleh karena itu pastikan bahwa sebelum terjun ke bisnis ini anda sudah mengetahui seluk beluk pasar di kota anda. Jika tujuan anda hanya untuk menjual anakan sebagai ternak hias, jangan coba sekala besar. Namun jika  di daerah anda banyak terdapat penggemar daging kelinci, mungkin anda bisa memelihara angora, rex atau jenis lainnya dalam sekala menengah.


Pakan Ternak Kelinci


Kelinci bisa dikategorikan sebagai ternak pedaging atau potong dan bisa juga dikategorikan sebagai ternak hias. Selain itu juga bisa dikatakan sebagai hewan peliharaan, sebab banyak juga rumah tangga yang memelihara kelinci selayaknya memelihara anjing atau kucing. Kesalahan dalam memberikan pakan sering menyebabkan kegagalan memelihara kelinci, sebagian orang yang memelihara sebagai ternak hias kerap kali kurang memahami tentang syarat-syarat pakan kelinci. untuk itu tulisan kali ini akan membahas tentang pakan ternak secara dasar.

Ternak kelinci bukanlah tergolong dalam hewan ruminansia, sebab bukan hewan memamah biak, tapi merupakan hewan herbipora (pemakan tumbuhan) sehingga pakan sapi dapat dijadikan pakan kelinci namun pakan kelinci belum tentu disukai sapi. Termasuk hewan yang suka segala jenis tumbuhan, rumput, pagar, daun pepohonan, daun kacang-kacangan, sayuran, wortel bahkan bunga sekalipun. Untuk itu pakan tidak terlalu sulit diperoleh, tapi sebaiknya jika kita ingin memelihara dengan kualitas bagus maka pakan sebaiknya tetap diperhatikan kandungan gizinya.

Selain hijauan atau tumbuhan kelinci juga sebaiknya diberi konsentrat agar pertumbuhan dan perkembangan maksimal. Bahan pembentuk konsentrat yang cocok untuk kelinci dalah:
  • Dedak halus
  • Bungkil kelapa
  • Bungkil kedelai
  • Tepung mineral
Cara membuatnya: untuk 1 kg konsentrat maka dibutuhkan 500 gr dedak halus (bekatul) ditambah 200 gr bungkil kelapa, 200 gr bungkil kedelai dan ditambahkan 100 gr tepung mineral. Aduk semua bahan diatas, dapat diberikan kepada kelinci secara langsung dan akan lebih baik jika ditambahkan dengan sedikit air dan dibentuk menjadi adonan konsentrat.

Adapun rumput/ tumbuhan yang cocok untuk pakan kelinci antaranya:
  • Sayuran: hampir semua sayuran baik debirikan, seperti; kangkung, bayam, daun ubi, wortel dan lain-lain.
  • Daun kacang-kacangan atau leguminose, daun leguminosae juga merupakan salah satu pakan terbaik kelinci, daun kacang-kacangan ini seperti; daun lamtoro, daun kacang panjang, kacang tanah, rumput polong-polongan dan lainnya.
  • Buah-buahan, buah-buahan dalam jumlah kecil dan sesekali dapat diberi.
gambar kelinci

    Jadi kesimpulannya, untuk memelihara kelinci sebagai ternak sebaiknya dipenuhi syarat-syarat pakan, yang paling utama adalah rumput atau tumbuh-tumbuhan, untuk menghemat biaya konsentrat dapat diberikan 3 hari sekali. Jika anda memiliki modal yang cukup maka sebaiknya konsentrat untuk kelinci pliharaan atau ternak sebaiknya diberikan setiap hari.