Beternak ayam petelur



Pernahkah anda berkunjung ke peternakan ayam petelur? disana akan kita lihat tumpukan sangkar memanjang. Sangkar itu disebut kandang baterai, biasa digunakan untuk memelihara ayam ras petelur. Tujuan bentuk kandang seperti kotak kerangkeng adalah agar proses budidaya lebih efisien. Kotoran jatuh ke bawah sehigga mudah dibersihkan, telur menggelinding ke parit penanmpung sehingga mudah dikumpulkan. Sangat efisien daan praktis bukan.

Tempat pakan juga ditata dengan rel konveyor, tekan tombol pakanpun bergerak sendiri secara merata. Ayam kenyang si peternak senang. Bila kita membayangkan itu semua, sekilas seolah beternak ayam petelur sangat mudah. Padahal dibalik itu semua ada resiko.

Dalam semua budidaya selalu ada resiko wabah penyakit, mampu meluluh lantakkan semua rencana peternak. Sebelum kita memulai usaha budidaya sangat dianjurkan telah siap untuk menghadapi semua jenis resiko usaha bidang peternakan.

Cara beternak ayam petelur

Kandang
Singkatnya, ada 2 jenis kandang yang digunakan dalam budidaya ayam ras petelur; 1. Kandang anak (starter) dan kandang grower hingga layer (masa bertelur). Jika kita sebagai pemula ada baiknya mencoba budidaya dari masa grower (dara) saja, untuk mengurangi resiko penyakit dan ketidak tahuan perawatan di masa strter. Perawtan dan resiko kematian grower jauh lebih kecil daripada starter. Dengan demikian kita hanya perlu menyiapkan 1 jenis kandang saja yakni baterai untuk ayam petelur. Hal ini dapat dilakukan dengan syarat di daerah kita ada dijual grower, jika tidak maka mau tidak mau harus memelihara dari sejak DOC.

Pemilihan Bibit.
Dalam hal ini saya lebih cenderung menyesuaikan dengan kondisi lokal kita masing-masing. Berikut ini strain ayam petelur yang umum diternakkan di Indonesia:

  • Lohmann Brown
  • Hisex Brown
  • Hyline Brown, dan
  • ISA Brown

Cobalah datangi salah satu peternak terdekat dan tanyakan jenis bibit yang mereka pakai.

Pemeliharaan.
Karena ceritanya kita memelihara dari masa grower maka kita tidak lagi membutuhkan litter dalam kandang, sehingga tidak ada lagi istilah mengaduk dan mengganti litter secara rutin, buat saya kegiatan itu membosankan dan buang-buang waktu saja. Beternak ayam petelur dari grower relatif gampang, kegiatan harian hanyalah berupa rutinitas pemberian pakan, kontrol air minum dan pemberian vitamin. Hal itu akan berjalan lancar bila tidak ada wabah penyakit melanda peternakan.

Oleh karena itu, sejak kita akan mendirikan kandang lakukan proteksi ganda terhadap lingkungan, sanitasi hingga tuntas, jangan biarkan hewan atau orang keluar masuk secara bebas, dan bangun area perkandangan sistem satu pintu. Letakkan sanitizer sejak dini di pintu kandang, janga anggap remeh dengan hal spele seperti ini, juga jangan mengira kondisi kandang kosong tidak membutuhkan proteksi.
contoh ayam petelur

Mengenai jenis penyakit dan penanganannya secara umum sama dengan penanganan penyakit pada ayam broiler dan puyuh, dapat dilihat di sini. Inti dari meminimalisir resiko wabah penyakit adalah kepedulian peternak dalam menjaga lingkungan kandang. Sebab pada dasarnya semua strain ayam petelur telah ditingkatkan daya tahannya terhadap serangan berbagai penyakit, dan bila sampai terjadi wabah sepenuhnya adalah kesalahan peternak dalam menjaga lingkungan kandang.



Share this article :
Share on fb Tweet Share on G+

Tidak ada komentar: