Konsep Dasar Kandang Dalam Budidaya Burung Puyuh


kandang puyuh petelur
Dasar yang perlu kita pahami dalam memulai budidaya peternakan burung puyuh adalah tentang perkandangan. Tata letak kandang idealnya adalah puyuh mendapatkan sinar matahari yang cukup di pagi hari dan terlindung mulai siang hingga sore hari. Ventilasi yang cukup untuk sirkulasi udara terutama bagi puyuh yang dipelihara dengan sistem litter (biasanya puyuh pedaging), sebab diatas litter banyak endapan kotoran puyuh yang menebarkan gas amoniak. Gas amoniak berlebihan akan menurunkan produktivitas puyuh.

Secara umum model kandang puyuh ada dua, yakni; kandang baterai dan litter. Kandang baterai biasa digunakan untuk budidaya puyuh petelur khususnya mulai masa layer (umur puyuh diatas 6 minggu), dan kandang litter cocok untuk budidaya ternak puyuh pedaging. Model kandang baterai maksudnya adalah kandang berupa sangkar dan tanpa alas (sekam, serbuk gergaji dan lain sebagainya), sedangkan kandang litter artinya kandang yang dialasi dengan litter (sekam, jerami, serbuk gergaji dll).

Suhu kandang ideal untuk puyuh berkisar 20 – 25 derajat Celsius dengan kelembapan 30 hingga 80 %, serta pencahayaan yang cukup sepanjang hari. Artinya dalam budidaya burung ini kita butuh tambahan biaya produksi berupa biaya listrik (penerangan). Pada suhu perkotaan yang hangat diatas 25 derajat Celcius tetap bisa dilakukan budidaya puyuh denga menambah peralatan kandang berupa water fan (kipas angina yang menebar butiran air), cara ini banyak terapkan di Kota Lubuk Pakam Sumatera Utara dimana suhu rata-rata kota tersebut diatas 25 derajat C.

Terkadang walaupun suhu rata-rata suatu daerah ada dikisaran 20 – 25 derajat Celcius belum tentu suhu kandang puyuhnya ada di kisaran itu, hal ini salah satu karena faktor kepadatan kandang yang kurang diperhatikan. Idealnya kandang seluas 1 m2 dapat dihuni 20 – 40 ekor puyuh dewasa lebih dari itu hampir tidak dapat ditolerir. Kepadatan kandang ini berbeda-beda antara jenis ternak puyuh (pembibitan, petelur, pedaging, anakan, layer dan grower).


Kandang untuk induk pembibitan:
Kandang ini sangat berbeda dengan kandang budidaya puyuh pedaging maupun petelur. Induk pembibitaan sangat membutuhkan kandang dengan pongkondisian habitat, oleh karena itu biasa saja jika kandang untuk puyuh induk pembibitan ini luasnya 1 ekor / m2 bahkan hingga 10 m2.

Kandang untuk anak puyuh (starter)
Biasanya digunakan model litter dengan kepadatan 90 hingga 100 ekor / m2. Pada kandang anak ini dibutuhkan pemanas sepanjang hari sesuai dengan kebutuhan. Ukuran yang biasa dibuat adalah lebar 1 m panjang 1 m dan tinggi 40 cm, serta tinggi tiang panggung sekitar 50 cm.

Kandang puyuh grower layer hingga afkir:
Apa itu masa grower pada puyuh? Grower adalah anak puyuh umur 3 hingga 6 minggu, pada masa ini dalam sistem budidaya digunakan kandang dengan kepadatan 60 ekor puyuh / m2, selanjutnya di masa layer (puyuh umur > 6 minggu) kepadatannya menjadi maksimal 40 ekor / m2 ini berlaku hingga puyuh sampai pada masa afkir. Kepadatan ini harus diperhatikan dan disesuaikan dengan faktor suhu, kelembapan dan sirkulasi udara.

Demikianlah konsep dasar perkandangan dalam budidaya ternak burung puyuh. Semoga bermanfaat dan sukses dalam usaha peternakan yang menjanjikan ini.. beri tanggapan kritik dan saran melalui form komentar ya…


Share this article :
Share on fb Tweet Share on G+