Kendala utama dalam budidaya ternak ayam potong ada pada sistem pemasaran. Jika kita memelihara ayam broiler tentu saja jumlahnya minimal 100 ekor (standard isi 1 box DOC broiler). Hewan ternak ini tumbuh begitu pesat, pertambahan berat badan sangat cepat. Umur 30 hari berat badan seekor ayam broiler dapat mencapai 1 Kg lebih (siap dipasarkan). Jika pertumbuhan merata dan tingkat mortalitas 0% maka dari DOC 1 box anda harus menjual 100 ekor sekaligus pada masa panen. Bagaimana jika pemasarannya tidak ada sistem yang pasti, atau tanpa pelanggan? tentu saja anda akan kerepotan untuk menjual ayam tersebut sekaligus dalam sehari.
Perlu diingat bahwa biaya paling besar dalam budidaya broiler terletak pada biaya pakan, jika sehari saja anda terlambat dalam pemasaran maka harus mengeluarkan biaya pakan yang cukup besar. Oleh karena itulah hadir sistem kemitraan ayam potong. Dimana pada sistem kemitraan ini sistem pemasaran menjadi lebih terjamin karena dikelola dengan baik oleh pihak Inti.
Dalam sistem kemitraan ada yang disebut sebagai inti (perusahaan inti); berkewajiban sebagai penyuplai DOC, pakan, dan obat-obatan ternak. Selain itu mereka juga menyediakan technical service untuk mendapingi peternak dalam membudidayakan ayam broiler serta menjamin pemasaran hasil budidaya. Sebagai peternak kita disebut sebagai plasma, adapun kewajiban plasma dalam kemitraan ayam broiler; menyediakan lahan, kandang dan memelihara ternak sesuai dengan petunjuk sistem budidaya ayam potong yang ditetapkan pihak inti.
Saya mengatakan bahwa budidaya ayam broiler dengan sistem kemitraan ini lebih menguntungkan daripada kita melaksanakan usaha budidaya secara mandiri adalah karena:
- Sistem pemasaran lebih terjamin dengan harga kontrak
- Pemeliharaan menjadi lebih mudah karena kita didampingi oleh ahli yang dikirim pihak perusahaan inti dalam melakukan kegiatan budidaya.
- Harga panen broiler lebih stabil karena harga yang berlaku adalah harga kontrak.
Syarat kemitraan ayam broiler
Saat ini ada banyak perusahaan inti untuk budidaya ayam broiler, syarat untuk menjadi plasma sebuah kemitraan cukup beragam. Untuk menjadi gambaran, salah satu kemitraan ayam potong di daerah saya menetapkan syarat sebagai berikut:
- Plasma harus memiliki luas lahan dan kandang untuk budidaya broiler kapasitas 5000 ekor (minimal)
- Lokasi kandang dapat dijangkau dengan kendaraan roda 4
- Mengurus perijinan usaha peternakan sendiri
- Menandatangani kontrak.

Dari gambaran diatas saya yakin anda sudah memahami garis besar tentang usaha budidaya ternak broiler. Jika anda memiliki pertanyaan tentang kemitraan dan ingin berdiskusi sebelum mulai terjun ke investasi ayam potong ini silahkan hubungi kami melalui contact, atau bisa juga melalui form komentar halaman ini.